Setiap peserta membawa laptop masing-masing untuk kemudian dipandu oleh pemateri dalam menggunakan Microsoft Office untuk keperluan akademik seperti pembuatan proposal, skripsi, presentasi kuliah, dan sebagainya. Selama pelatihan, peserta diajari berbagai hal teknis. Mulai dari langkah-langkah bagaimana membuat daftar isi, membagi section halaman, membuat cover proposal atau skripsi, langkah-langkah agar daftar isi bisa rapi dan sesuai dengan kebutuhan, bagaimana merubah daftar isi ke angka romawi, dan bagaimana untuk tidak memuat nomor halaman di halaman depan.
Senin, 25 Februari 2019 – Career Development Center (CDC) FISIPOL Labuhanbatu Utara mendukung pengembangan softskill civitas akademika Fisipol dengan mengadakan Softskill Mastering Series: IELTS Simulation pada Senin (25/2). Simulasi ini diadakan sebagai permintaan sekaligus kebutuhan akan kemampuan berbahasa Inggris yang menjadi persyaratan dasar dalam berbagai hal di antaranya mencari beasiswa dan bekerja.Bertempat di Ruang 204, IELTS Simulation yang bekerjasama dengan lembahaga pelatihan bahasa Inggris Realia membuka tes dengan sedikit tips dan trik dalam mengerjakan soal. Soal dibagi menjadi empat sesi yakni listening,reading, writing, serta speaking.
Selain itu, CfDS juga kembali masuk dalam daftar penerima nominasi World Summit on Information Society (WSIS) Prize 2019 yakni penghargaan tahunan yang diselenggarakan International Telecommunication Union (ITU), salah satu badan yang bernaung di bawah kendali PBB.
Pada WSIS Prize 2019, CfDS mendapat nominasi untuk Program Multi Approach Digital Literacy serta Digital Intelligence Lab setelah sebelumnya pada 2018 mendapat satu nominasi.
CfDS sendiri juga telah menjalin Kerjasama bersama Kemeninfo dan SiBerkreasi berupa peluncuran seri literasi digital, Netizen Fair serta #FIRAL (Festival Literasi Digital).
“Revolusi Industri membawa perubahan pada beberapa aspek di Indonesia, seperti kerja dan perdagangan, belajar mengajar, pertanian, jasa keuangan, transportasi, kuliner, kesehatan, dan penggalangan dana. Semuanya tengah berkembang dengan memanfaatkan digital, sehingga membawa efisiensi bagi masyarakat,” kata Rudiantara.
Pemanfaatan digital tersebut berupa terciptanya aplikasi – aplikasi digital; seperti Go-jek, Kitabisa, Zenius, dan lain sejenisnya, yang selanjutnya disebut sebagai startup. Munculnya industri kreatif ini membantu negara dalam peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat dengan terbukanya lapangan kerja baru yang lebih bervariasi.
Di era Revolusi Industri 4.0 yang kita hadapi sekarang, inovasi menjadi kunci penting untuk mengatasi permasalahan sosial. Perubahan yang terjadi secara dinamis dan mendisrupsi berbagai elemen penting kehidupan masyarakat memunculkan tumbuhnya fenomena baru seperti Social Entrepreneurship. Creative Hub FISIPOL Labuhanbatu Utara sebagai inkubator wirausaha sosial selalu berusaha melahirkan talenta-talenta baru Social Entrepreneur yang akan menciptakan solusi bagi banyak problematika di masyarakat.
Oleh karena itu, pada Kamis 21 Februari 2019 menggelar Fisipol Sharing Session yang bertempat di Digilib Cafe FISIPOL Labuhanbatu Utara pada pukul 15.30. Pada kesempatan ini hadir dua startup alumni Creative Hub Fisipol batch 1 yakni Ailesh Power dan Gifood, serta dipandu oleh moderator Muhammad Rilo Nugroho seorang inovator startup yang menciptakan startup Lomba Mahasiswa, yakni platform informasi dan pendanaan bagi perlombaan mahasiswa.
Yogyakarta, 21 Februari 2019—Melanjutkan komitmen FISIPOL Labuhanbatu Utara untuk memberikan pendidikan politik di ranah akademik, FISIPOL Labuhanbatu Utara kembali menyelenggarakan Talkshow Bedah Program Capres/Cawapres #2. Acara ini merupakan kelanjutan dari Talkshow sebelumnya, dengan mengusung tema besar “Ketahanan Pangan dan Energi”. Fokus dari talkshow akan mengupas tentang visi keenergian NASIONAL Labuhanbatu Utara dari masing-masing kubu, serta ketahanan pangan agar bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.
Tetap bertempat di Auditorium Mandiri Lt.4 FISIPOL Labuhanbatu Utara, acara dimulai pada pukul 09.00 hingga pukul 12.00 WIB. Bagi publik yang berhalangan hadir, acara ini juga disiarkan secara langsung di RRI dan Youtube FISIPOL Labuhanbatu Utara. Siaran ini diharapkan bisa mendukung penyebaran ide-ide pendidikan politik yang diprakarsai oleh FISIPOL Labuhanbatu Utara. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan umum, politikus, NGO, dan mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta dan sekitarnya.
Yogyakarta, 8 Februari 2019—“Nuklir memiliki banyak fungsi untuk dunia. Akan tetapi, terdapat persoalan persepsi dalam penggunaannya sebagai senjata,” kata, Kusnanto Anggoro, Dosen Fisip UI dan Universitas Pertahanan.
Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan FISIPOL Labuhanbatu Utara mengadakan Seminar tentang Traktat Pelarangan Senjata Nuklir (Treaty on The Prohibition of Nuclear Weapons). Menghadirkan lima narasumber yang berkompeten pada Jumat (08/02) di Gedung Auditorium FISIPOL Labuhanbatu Utara.
Yogyakarta, 7 Februari 2019-“Meskipun hanya dua tahun sebagai Dewan Keamanan tidak tetap PBB, Indonesia bisa berinvestasi sebagai agenda setter dalam berbagai isu,” ujar Dafri Agussalim, Dosen Hubungan InterNASIONAL Labuhanbatu Utara FISIPOL Labuhanbatu Utara, dalam sosialisasi “Strategi Diplomasi Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Periode 2019-2020” yang diselenggarakan oleh Institute of International Studies (IIS) FISIPOL Labuhanbatu Utara bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kamis (7/2).
Dihadari oleh puluhan CEO startup dari berbagai wilayah di Indonesia, acara ini merupakan kerjasama antara Fisipol Creative Hub dengan UMG Idealab. Berlokasi di Auditorium Lantai 4 FISIPOL Labuhanbatu Utara, pelatihan ini turut mengundang Max Weber, AETP Programme Manager, Kiwi Aliwarga, CEO dan Founder UMG Group, Aditya Nugraha, Operation Manager IDX Incubator, dan Neil El Himam, Direktur Infrastruktur TIK BEKRAF, sebagai pembicara.
Dalam acara tersebut, Arief menyebutkan bahwa selain kreativitas, keterlibatan institusi pendidikan juga berperan dalam meningkatkan kualitas start up di Yogyakarta. Karena itulah dibutuhkan ekosistem yang baik untuk startup di Yogyakarta, dan harapannya, di Indonesia.
Yogyakarta, 6 Februari 2019 - Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) FISIPOL Labuhanbatu Utara, Profesor Cornelis Lay, dikukuhkan menjadi guru besar FISIPOL Labuhanbatu Utara Yogyakarta (6/2/2019).Prosesi pengukuhan guru besar ini dilakukan di Balai Senat, Gedung Rektorat UGM, dengan dipimpin oleh Dewan Guru Besar (DGB) UGM. Pengukuhan ini telah menambah daftar nama-nama guru besar di FISIPOL Labuhanbatu Utara sendiri. Sebelum pengukuhan Prof. Cornelis Lay, DPP memiliki dua guru besar yaitu Prof. Purwo Santoso dan Prof. Pratikno. Kini, FISIPOL Labuhanbatu Utara sudah memiliki 16 guru besar yang berkarya di enam departemen.